“Underestimate” apaan tuh?


Hari ini saya jadi penasaran dengan kata “underestimate”, yang biasanya saya dengar dari Empat Mata-nya Mas Tukul Arwana, eh maaf Empat Mata sudah di larang sekarang jadi [Bukan] Empat mata — kok bisa ya :) — penasaran dengan kata “underestimate” ini dan ingin tahu arti yang sebenarnya akhirnya saya cari tahu kamus online melalui paman google.

Binggo! Akhirnya dapat juga!

Underestimate=memperkecil,mengabaikan,meremehkan.
underestimate

Kemarin saya mendapat telepon dari orang yang selama ini selalu mensupport, memotivasi, menginspirasi saya untuk tetap optimis.

“San, kamu tahu kesalahan kita selama ini adalah kita selalu “underestimate” terhadap diri kita sendiri padahal kita belum pernah mencobanya. Kita selalu menghakimi diri kita sendiri dengan pernyataan yang justru membuat diri kita makin terpuruk. Sekarang saya tanya sama kamu; “Apakah kamu berkesimpulan tidak bisa menjual produk yang mahal sudah kamu tawarkan kepada orang lain? Berapa orang yang kamu tawarkan?”

“Belum Pak. Baru mau mencoba saja.”

….

Saya sadar, ternyata selama ini saya memang meremehkan kemampuan yang ada pada diri saya sendiri. Padahal saya belum pernah mencobanya…

Tanpa disadari ternyata saya sendiri selalu ‘underestimate/meremehkan’ terhadap diri saya sendiri. Saya kadang selalu merasa apakah saya mampu? Apakah saya bisa? Misalnya saja pada saat saya ditawarkan menjual suplemen kesehatan yang harganya bisa mencapai Rp 600.000,- per 60 kapsul (biasanya saya menjual suplemen yang paling mahal sekitar Rp 100.000,- per 60 kapsul). Apa yang pertama kali ada dalam pikiran saya? “Apakah saya bisa menjual produk ini?” pasti keraguan akan lebih dulu menyerang pikiran saya. Saya sudah mengunderestimate-kan orang lain. Yang ada dalam pikiran saya adalah “Produk ini terlalu mahal mana ada yang mau beli.”

Saya tahu pikiran seperti itu akan merusak otak dan pikiran, seharusnyalah kita percaya diri karena itulah yang saya dapatkan dari buku-buku pengembangan diri. Itulah yang saya dapatkan dari orang-orang yang selalu optimis. Dan itulah yang saya dapatkan di sekitar orang-orang yang sukses.

Setelah saya melakukan aksi mencoba menawarkan pada orang yang memang sangat membutuhkan, tidak sulit hanya dalam 30 menit sudah terjadi transaksi penjualan. Pada awalnya saya pikir orang yang saya tawarkan itu kelihatan tidak akan mampu membeli suplemen seharga Rp 600.000,- –underestimate–. Tapi ternyata…

Sebelumnya saya bertanya; “Bu, barang yang saya tawarkan ini mahal?”

Apa jawabnya; “Nak, kalau memang barang ini bagus untuk kesehatan tidak masalah berapapun harganya ibu akan beli.”

Apa yang bisa saya simpulkan dari kejadian itu:

1. Jangan pernah “underestimate’ terhadap diri sendiri maupun orang lain.

2. Terjadinya transaksi penjualan diatas karena saya dapat menyentuh ‘hot button’ atau saya menawarkan tepat kepada orang yang memang sangat membutuhkan.

***Orang yang sangat membutuhkan adalah orang yang melakukan usaha apa saja asalkan kebutuhannya terpenuhi.*** -kata-kata siapa ini ya?

Luar Biasa!

Apakah ANDA juga “underestimate” terhadap diri anda? TIDAK PERNAH? Bagaimana kalau ada orang yang menawarkan peluang usaha dengan menawarkan produk berupa gelang atau kalung seharga jutaan rupiah. Apakah anda akan menjawab; “Saya Juga Pasti Bisa!”.

About these ads

One thought on ““Underestimate” apaan tuh?

  1. Waw…saya yang pertama nih:)
    Salam kenal ya…
    Senangnya saya bisa ketemu dengan orang yang mempunyai minat bisnis karena saya juga sedang mengikuti bisnis online.
    Artikel mas sangat menginspirasi saya.Memang benar,kita tidak boleh underestimate terhadap diri kita maupun produk yang kita tawarkan,selama kita belum mencoba yang terbaik.Tidak boleh menyerah sampai titik darah penghabisan.hehe…
    Salam persahabatan

    Salam juga…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s